BINTANG SAKINAH: Ketika Ada Perselingkuhan Sebenarnya Siap Yang Disalahkan

Saturday, March 31, 2018

Ketika Ada Perselingkuhan Sebenarnya Siap Yang Disalahkan

Perselingkuhan cenderung diawali oleh suami..?
Benarkah itu?
Lantas siapa yang lebih salah sehingga terjadi perselingkuhan.

Sebenarnya pendapat yang demikian bisa bener bisa juga salah, karena banyak sekali alasan klasik yang sebenarnya hanya sebagai penutup dari kesalahan suami itu sendiri, seolah-olah semua kesalahan ditimpakan kepada istri sehingga terjadi munculnya sikap acuh dan dingin dari suami yang diterima istri.

Bagi para suami yang kadang bersikap dingin pada istri atau bahkan dengan berani dan nekat berselingkuh biasanya tidak jauh dari kekurangan yang ada pada istrinya, bentuk fisik yang sudah tidak menarik, perasaan sudah tidak dihargai oleh istri dan paras serta bentuk fisik dari istri yang sudah tidak sedap lagi untuk dipandang mata, yang memang berbanding terbalik serta hal ini jauh berbeda saat sebelum punya anak.

Padahal semestinya para suami ingat bahwa mempercantik istri adalah tanggung jawab mereka sebagai kepala rumah tangga, dengan memberikan beberapa hal yang dapat merubah penampilan istri menjadi lebih memuaskan pandangan saat mata masih membutuhkan kesegaran dari cantiknya seorang wanita.

Sebenarnya tidaklah sulit untuk menjadikan istri cantik layaknya artis ibu kota, kembali langsing seperti masih gadis, asalkan suami menyadari bahwa hal tersebut adalah bagian dari tanggungjawabnya, tetapi terkadang harus terbentur dengan materi yang pas-pasan dari penghasilan suami.

Inilah sebenarnya kesadaran yang harus selalu ditumbuhkan oleh suami ketika dia tidak mampu memberikan sesuatu yang lebih untuk perawatan isterinya sebagai jaminan agar tetap cantik dan segar dipandang mata.

Akan tetapi hal ini menjadi sulit untuk menjadikan intropeksi dalam pemahaman diri sendiri, jika seorang suami hanya bisa menyalahkan istri tanpa mau mengoreksi kesalahannya.

Ada beberapa kesalahan yang sering dilakukan suami tanpa pernah menyadarinya, seperti :

1. Tidak Bersedia Bergantian Mengasuh Anak, Sehingga Istri Kelelahan dan Stres.

Bagaimana bisa tampil cantik dalam kondisi lelah dan stres berkepanjangan? Cobalah berbagi waktu setiap harinya dalam pengasuhan anak, setidaknya satu hingga dua jam. Tidak hanya bisa membuat istri berkesempatan beristirahat dan melepas stresnya, anak pun akan merasa senang karena terbangun kedekatan dengan ayahnya.

2. Tidak Memberikan Kesempatan Istri Untuk Merawat Diri

Dalam seminggu, adakah suami memberi kesempatan istri untuk mendapatkan “me time” yakni waktu untuk menikmati kesendirian?.
Me time ini bisa diisi dengan perawatan diri di rumah, salon, refleksi, atau melakukan hobinya dengan tenang.

3. Tidak Memberikan Budget Untuk Perawatan Diri Istri.

Untuk cantik sudahlah pasti diperlukan berbagai treatment untuk merawat diri, dari mulai yang murah dan alami hingga treatment profesional yang canggih dan modern. Dan untuk memenuhi itu semua sudah pasti ada modalnya. Pertanyaannya apakah suami sudah memberikan budget tiap bulannya agar istri bisa merawat diri?

4. Tidak Mengedukasi Istri Untuk Belajar Mempercantik Dirinya di Hadapan Suami.

Istri kelihatan lebih tua sepuluh tahun dari usia aslinya?

Coba introspeksi diri, apakah Anda sebagai suami tidak pernah mendidik istri untuk menyenangkan pandangan Anda?

Didiklah istri untuk menjadi wanita yang genit di hadapan suami saja, minta ia belajar make up dari platform youtube misalnya.
Ingat, wanita di luar sana menghabiskan jutaan untuk perawatan dan kecantikan dirinya, jangan sampai istri Anda kalah update dalam memanjakan mata suami ketika berada di rumah.

Demikian, pada akhirnya… sebuah rumah tangga akan berjalan baik ketika suami sebagai pemimpin mengerti tugas dan tanggungjawabnya.
Bukan berarti istri tidak ada tanggungjawab soal perawatan dirinya sendiri, akan tetapi jika suami memahami hal ini dan mau ikut mendidik istrinya untuk mempercantik diri, maka biasanya istri akan mengikuti arahan suami.

Jika hal ini disadari oleh semua suami, saya yakin tingkat perselingkuhan akan berkurang..
buat renungan kita bersama .