BINTANG SAKINAH: Senyuman Diawal Adalah Keindahan Yang Sempurna

Thursday, July 27, 2017

Senyuman Diawal Adalah Keindahan Yang Sempurna

Senyuman adalah uang muka yang dibayarkan tanpa harus menanggung bunganya karena mampu difungsikan untuk cinta dan pernyataan  hubungan pertemanan.

Begitu pula senyuman indah di awal pertemuan suami dan istri, Karena senyuman sejatinya adalah sebuah awal yang indah ketika seorang istri bertemu dengan suaminya, atau seorang suami dengan istrinya, Senyuman itu adalah sebuah pernyataan awal untuk sebuah kesepakatan dan harmoni :

” Senyummu di depan saudaramu adalah sedekah.”

Rasulullah sendiri adalah seorang yang banyak tertawa dan tersenyum.

Sedangkan mengenai pertemuan itu harus diawali dengan salam bisa bisa kita temukan dalam firman Allah:

” Hendaklah kamu memberi salam (kepada penghuninya, yang berarti memberi salam) kepada dirimu sendiri, salam yang ditetapkan dari sisi Allah, yang di beri berkah lagi baik. ”
(QS. An-Nur : 86)

Cara berbicara yang lembut baik dari istri maupun dari suami adalah terciptanya kebahagiaan rumah tangga.

” Dan, katakan kepada hamba-hamba-Ku: ” Hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik (benar).” (QS. Al-Isra: 53)

Senyuman adalah sebuah misi tanpa harus bersusah payah untuk menjaga kerahasiaannya karena telah diturunkan di dunia untuk perdamaian dan cinta kasih antara suami dan istri.
Seorang suami dan istri itu hendaknya masing-masing menarik semua ucapan yang jelek dan melukai perasaan serta penuh caci maki. Suami dan istri hendaknya mengungkapkan sisi yang indah penuh pesona dan menutup mata pada sisi yang lemah yang muncul pada masing-masing suami -istri.

Seorang suami yang selalu menghitung kebaikan istrinya dan tidak memperhatikan kekurangannya, akan bahagia dan tenang hatinya. 

Disebutkan dalam sebuah hadits: 

” Janganlah seorang mukmin membenci seorang mukminah (istrinya). Jika dia tidak senang pada satu perilaku, maka masih banyak perilaku lain yang dia senangi.”

” Sekiranya tidaklah karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu sekalian, niscaya tidak seorangpun dari kamu bersih (dari perbuatan-perbuatan keji dan mungkar itu).”
(QS. An-Nur : 21)

Senyuman adalah kekuatan sihir yang dihalalkan karena mampu dipancarkan seorang istri serta dibiaskan dihadapan suaminya, bahkan mampu menghipnotis tingginya keperkasaan seorang pria.

Kebanyakan permasalahan rumah tangga terjadi dan muncul dari masalah-masalah sepele. Berpuluh-puluh masalah yang berujung pada perpisahan antara suami istri, semuanya muncul dan berawal dari masalah yang sangat sepele. Salah satunya adalah keadaan rumah yang tidak rapi dan makanan yang tidak dihidangkan tepat pada waktunya atau sebab lainnya, karena istri kecapekan sehingga tidak ingin suaminya terlalu banyak menerima tamu.

Bagaimanapun kita harus menyadari kenyataan, keadaan, dan kekurangan kita sendiri. Kita harus keluar dari dunia imajinasi dan idealisme-idealisme yang semu, yang tak mungkin tercapai. 

Kehidupan seperti itu hanya bisa menjadi kenyataan bagi para ulul’azmi yang didunia ini hanya beberapa gelintir orang saja.

Senyuman adalah sedekah wajib yang menunjukan bahwa orang yang mengeluarkannya telah mengikhlaskannya untuk diserahkan, dengan senyuman itu juga menyatakan keridhaannya, ketenangan jiwanya dan keteguhan hatinya.

Kita adalah manusia yang bisa marah, bisa bersikap keras, bisa lemah, dan bisa salah. yang harus kita lakukan adalah menanamkan konsep relativitas di dalam mencari keseimbangan hubungan suami – istri, agar bisa menjalani kehidupan yang singkat ini dengan damai.

Jika istri sedang marah, maka suami harus diam. Demikian sebaliknya, sehingga api yang bergolak itu padam dengan sendirinya, emosi di hati itu dingin dengan sendirinya, dan gejolak di dalam hati itu akan mereda.