BINTANG SAKINAH: Hargailah Suami Anda

Friday, August 19, 2016

Hargailah Suami Anda

    Hargailah Suami Anda

     Bila seseorang bersifat dermawan dan murah hati dengan harta yang diperolehnya melalui kerja keras, penghargaan dan perhatian yang diberikan kepada orang ini akan menghangatkan hati nuraninya dan memberinya perasaan berhasil.

    Perbuatan-perbuatan baik kemudian akan menjadi sifat yang kedua bagi orang itu dan selain itu akan menjadi kebiasaan untuk menafkahkan dan berbagi kekayaan dengan orang-orang yang membutuhkannya.

    Tetapi bila perbuatan baik ini tidak dipedulikan dan tidak dihargai, orang itu mungkin akan kehilangan gairah dan dorongan untuk berbuat baik. Wajar saja bila orang menyimpulkan pemberian hasil susah payahnya  kepada orang lain hanya sia-sia saja bila perbuatan tersebut tidak dihargai.

    Rasa syukur dan penghargaan merupakan sifat yang terpuji dan inilah rahasia yang membuat orang bersifat dermawan.

    Bersyukur atas rahmat-Nya merupakan syarat dari kesinambungan yang abadi atas rahmat-Nya kepada manusia, dan hal ini diterangkan dalam firman-Nya (QS IBRAHIM: 7)

7
وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ
7. Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih".
  
    Wahai para ibu yang baik, suami anda adalah manusia biasa dan seperti yang lain juga. Ia pastinya suka dihormati dan dihargai. Ia mau menanggung keluarganya dan menganggapnya sebagai kewajiban moral dan legal (secara hukum). Bila kita berterima kasih dan menghargainya kerena telah melaksanakan tugasnya,  ia merasa tugas yang dikerjakannya tak lagi merasa seperti beban.

    Bila ia memberi alat-alat rumah tangga atau sesuatu seperti baju atau sepatu untuk anda dan anak-anak, bergembiralah dan ucapkan terima kasih. Tunjukkan rasa terimakasih anda untuk hal-hal kecil yang dilakukannya seperti membeli perbelanjaan dapur, membawa keluarga jalan-jalan dan memberikan uang belanja kepada anda.

    Dengan menunjukkan rasa terimakasih, suami anda akan merasa senang dan jerih payahnya terasa terobati.

    Hati-hatilah agar anda tidak meremehkan tugasnya dan menjadi acuh tak acuh terhadap jasanya kepada keluarga, karena ia bisa menjadi tak peduli terhadap kesejahteraan keluarganya. Dan bisa-bisa ia menggunakan uangnya untuk kepentingan dirinya sendiri.

    Bila seorang teman atau seorang saudara memberi hadiah sepasang sendal ataupun sebuah tas untuk anda, pasti anda akan menyampaikan terima kasih berulang-ulang.

    Maka wajar saja bila anda menunjukkan rasa terima kasih anda kepada suami anda seraya merendahkan diri dengan mengucapkan terima kasih kepadanya.

    Sebaliknya juga, anda akan dicintai dan diperhatikan karena anda menghargai upaya suami anda, sedangkan kesombongan dan mementingkan diri sendiri hanya akan menjerumuskan kita kepada ketidakberuntungan.

    "Wanita yang paling baik adalah wanita yang menunjukkan penghargaan ketika suaminya pulang membawa oleh-oleh dan yang merasa tidak kecewa bila suaminya tidak membawa apa-apa".

    "Wanita yang mengatakan bahwa ia belum pernah melihat sesuatu yang baik yang dibawanya, maka ia bukan lagi orang yang dapat dipercaya dan telah jauh dari ibadah shalatnya".

    Diriwayatkan pula bahwa Utsman ra. berkata :

"Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda (artinya):
    "Tidak seorangpun perempuan yang mengatakan kepada suaminya : "Saya belum pernah melihat kebaikanmu", kecuali Allah menghapuskan amal kebaikannya selama tujuh puluh tahun, meskipun dia berpuasa di siang hari dan mengerjakan shalat di malam hari". ( DURRATUN NAASHIHIN hal: 176)

    Rasulullah bersabda, yang artinya :

    "Barang siapa tidak berterimakasih kepada orang yang telah menolongnya, berarti dia tidak bersyukur atas rahmat yang diberikan oleh Allah".