Jadilah Kesenangan Buat Suami
Beban hidup yang sulit dan berat pasti akan jatuh pada pundak laki-laki selama mereka bertanggungjawab memelihara kebahagian keluarga. Dan dalam memenuhi tanggungjawab ini, laki-laki menjumpai banyak persoalan dan rintangan diluar rumah. Beberapa tekanan ini mungkin berupa tekanan dalam bekerja, keruwetan lalu lintas, dan suasana pulang pergi dari rumah ketempat kerja, juga yang menyangkut persoalan ekonomi dan politik hari itu, tekanan dari teman atau kolega, dan juga tekanan dari keinginan untuk meningkatkan perekonomian keluarga.
Jumlah pekerjaan dan tekanan pada seorang laki-laki yang bertanggungjawab jawab sangatlah besar dan beranekaragam. Tak heran jika rata-rata umur laki-laki lebih pendek daripada wanita.
Agar manusia mampu menghadapi persoalan hidup maka penting bagi seseorang untuk mempunyai teman yang mau mendengar dan berbagi rasa dengannya. Tak terkecuali suami anda. Mungkin ia kesepian dan membutuhkan seseorang yang mampu melindungi dan menghiburnya ditengah-tengah tekanan hidup yang sedang dihadapi.
Wajarlah bila laki-laki melihat kepada istri dan keluarganya sebagai sumber kegembiraan dan kelegaan. Oleh karena itu sambutlah harapan dan keinginannya. Sambutlah ia dengan ramah dan hangat ketika ia baru pulang ke rumah setelah lelah bekerja.
Segarkanlah pikirannya, tunjukkanlah bahwa anda siap melayani apa yang dibutuhkannya. Cobalah untuk tidak membingungkannya dengan mengkritiknya begitu anda melihatnya. Biarkanlah ia beristirahat dan memulihkan kekuatannya sebelum menerima tuntutan keluarga yang sifatnya pribadi.
Ketika suami anda pulang kerumah, cobalah untuk memberikan senyum dan sambutan hangat. Perhatikanlah apa yang dibutuhkan terkait dengan permasalahan yang dihadapinya. Bila ia tidak ingin membicarakannya, jadilah pendengar yang sabar dan penuh perhatian.
Cobalah untuk mengutarakan keterkaitan anda yang tulus dan kemudian bantulah ia agar menyadari bahwa masalah itu bukannya tidak mungkin untuk diatasi dan terlalu besar seperti yang dipikirkannya.
Berikanlah dorongan dan bantuan untuk membantunya memecahkan masalahnya.
Katakanlah sesuatu seperti, misalnya :
"Masalah ini sedang dihadapi oleh banyak orang. Dengan semangat kuat dan kesabaran, pasti kesulitan-kesulitan ini dapat diatasi asalkan seseorang tidak membuatnya ini menjadi besar. Masalah ini sebenarnya merupakan uji coba dan sebagai pembangun watak sejati bagi orang yang menghadapinya. Pasti dapat memecahkannya dengan ketetapan dan ketahanan jiwa".
