BINTANG SAKINAH: Harus Bisa Memaafkan Kesalahan-Kesalahan Suami

Wednesday, August 31, 2016

Harus Bisa Memaafkan Kesalahan-Kesalahan Suami


  Semua orang pasti pernah berbuat kesalahan kepada pasangannya baik yang disengaja maupun tidak disengaja  kecuali yang oleh Allah SWT telah dinyatakan "SEMPURNA". Bila dua orang yang saling mencintai dan bekerja sama dan masing-masing pernah berbuat kesalahan, haruslah mereka saling memaafkan. Bila mereka tidak saling memaafkan maka pernikahan mereka diambang kehancuran bahkan bisa berakhir.

    Dua orang usahawan, dua orang tetangga, dua orang kolega, dua orang temen dan khususnya sepasang suami istri harus bisa saling memaafkan. Bila anggota-anggota keluarga tidak mau saling memaafkan dan selalu menyalahkan orang lain, maka keluarga itu akan berantakan atau mereka akan mengalami kehidupan yang tidak menyenangkan.

    Duhai para ibu yang baik!! Mungkin suami anda berbuat salah, mungkin ia telah menghianati anda, menyalahkan anda, berbohong kepada anda bahkan memukul anda. Dan hal-hal semacam itu mungkin saja di lakukan oleh setiap pria, dan bila mereka sadar atas perbuatannya yang salah bisa saja mereka akan menyesalinya. Termasuk suami anda, setelah melakukan hal semacam terus ia sadar dan menyesalinya atau anda merasa bahwa suami anda menyesalinya, maka maafkanlah ia dan janganlah terus mengejar masalah itu.

    Bila ia menyesal tetapi tidak mau minta maaf, maka janganlah berusaha untuk membuktikan bahwa ia bersalah. Kalau tidak, ia mungkin merasa terhina karena merasa bahwa penyesalannya yang tulus tidak ada artinya, dan bahkan mungkin ia malah akan memperpanjang masalah yang telah di sesalinya dengan mencari-Cari kesalahan anda dan kemudian akan memulai percekcokan besar.

    Maka sebaiknya anda tetap diam hingga ia kembali kepada kesadarannya dan mulai merasakan penyesalan yang mendalam mengenai hal itu. Lalu ia akan menganggap anda sebagai istri yang bijaksana yang menyayangi suami dan keluarganya.

    Rasulullah SAW. menyatakan :

"Seorang wanita yang tidak baik tidak akan memaafkan kesalahan suaminya dan tidak mau menerima permintaan maafnya"

    Apakah tidak patut di sayangkan bila ikatan pernikahan yang suci harus diputuskan karena istri tidak mau memaafkan beberapa kesalahan suaminya?

    Maka sebagai istri yang baik, anda harus bisa memaafkan kesalahan-kesalahan suami anda yang telah di sesalinya agar hubungan anda dengan suami semakin harmonis dan kehidupan rumah tangga anda semakin tentram sehingga keluarga anda selalu dinaungi kebahagiaan.